Fermentasi bawang putih dalam madu mendukung kesehatan jantung
-[HM]-
Salah satu pengobatan kesehatan tradisional tertua menggabungkan hanya dua bahan: bawang putih dan madu...
Ketika bawang putih segar direndam dalam madu mentah dan dibiarkan berfermentasi selama beberapa minggu, transformasi yang menarik terjadi. Bawang putih menjadi lebih lembut, lebih ringan, dan sedikit manis, sementara senyawa bermanfaat dari kedua bahan berinteraksi selama proses fermentasi.
Bawang putih secara alami kaya akan senyawa organosulfur seperti alisin, yang telah dipelajari perannya dalam mendukung kesehatan jantung, fungsi kekebalan tubuh, dan pertahanan antioksidan. Madu menyumbangkan serangkaian polifenol, enzim, dan senyawa antioksidannya sendiri, menciptakan kombinasi yang telah menarik minat dari pengobatan tradisional dan peneliti nutrisi modern.
Meskipun bawang putih dan madu fermentasi bukanlah obat untuk penyakit apa pun, keduanya bisa menjadi cara lezat untuk memasukkan lebih banyak makanan kaya antioksidan ke dalam diet seimbang.
Cara melakukannya:
Masukkan siung bawang putih yang sudah dikupas ke dalam toples kaca bersih, tutupi sepenuhnya dengan madu mentah, dan biarkan campuran tersebut berfermentasi pada suhu ruang selama sekitar 30 hari, sesekali buka tutup toples. Setelah siap, nikmati satu siung atau gunakan madu yang telah diinfus dalam saus salad, bumbu perendam, atau teh herbal.






