ZIGGURAT UR - MESOPOTAMIA
-[0]-
Ziggurat Ur adalah salah satu monumen paling ikonik dari peradaban Mesopotamia kuno, terletak di kota Ur (sekarang Tell el-Muqayyar, selatan Irak modern, sekitar 16 km dari Nasiriyah). Dibangun sekitar abad ke-21 SM pada masa Dinasti Ketiga Ur (Ur III), ziggurat ini didedikasikan untuk Nanna (atau Sin), dewa bulan Sumeria, pelindung kota Ur.
Kemungkinan besar dibangun oleh Raja Ur-Nammu (2112–2095 SM), pendiri Dinasti Ur III, dan diselesaikan oleh putranya, Shulgi. Tujuan sebagai tempat suci untuk ibadah kepada dewa bulan dan merupakan simbol kekuasaan politik dan religius raja.
Ziggurat Ur bukan hanya kuil biasa, tapi "rumah gunung" bagi dewa atau tempat dewa "turun dari langit". Kota Ur juga merupakan pusat perdagangan, politik, dan agama yang sangat maju pada masanya.
Ziggurat adalah bangunan bertingkat berbentuk piramida terpotong (stepped pyramid), terbuat dari batu bata lumpur bakar (baked brick) inovasi penting untuk ketahanan struktur.
Tingkat 1 (dasar) : Panjang 64 m, lebar 46 m, tinggi ~11 m. Terbuat dari batu bata padat.
Tingkat 2 : Lebih kecil, diakses melalui tangga monumental di depan.
Tingkat 3 : Hanya sebagian yang tersisa; puncaknya kemungkinan memiliki kuil kecil (cellar) untuk Nanna.
Total tinggi asli : Diperkirakan 30 meter (sekitar 7 lantai, tapi hanya 3 yang terlihat jelas).
Fitur unik:
- Tiga tangga besar bertemu di tengah menuju puncak (sistem tangga "tripartit").
- Dinding luar dilapisi bitumen (aspal alami) sebagai pelindung dari erosi.
- Batu bata bertanda cap raja (misalnya: "Ur-Nammu, raja Ur, yang membangun kuil Nanna").
Digali oleh Sir Leonard Woolley (1922–1934) atas nama British Museum dan University of Pennsylvania. Di temukan Makam Kerajaan Ur (Royal Tombs): 16 makam bangsawan dengan harta karun emas, perak, dan lapis lazuli. Kotak kayu berhiaskan mosaik cangkang dan batu, menggambarkan perang dan perdamaian. Juga ribuan tablet tanah liat beraksara kuneiform (administrasi, puisi, hukum).
Kondisi Saat Ini Rusak parah akibat Erosi alam selama ribuan tahun. Perang Teluk (1991) dan invasi AS (2003) digunakan sebagai pangkalan militer. Saat ini dilindungi sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO (bersama Ahwar Irak Selatan, 2016).
Ziggurat adalah model kosmologi Sumeria: gunung suci yang menghubungkan bumi dan langit. Menginspirasi menara Babel dalam Alkitab (meski Etemenanki di Babel lebih mirip). Menunjukkan kemampuan teknik Mesopotamia: sistem drainase, perhitungan matematis, organisasi tenaga kerja besar.
Ziggurat Ur bukan sekadar bangunan, ia adalah jendela ke peradaban pertama di dunia yang mengenal tulisan, hukum, dan kota terencana.
"Di Ur, di mana langit bertemu bumi, Nanna turun di malam yang bercahaya."
— Inspirasi dari puisi Sumeria kuno.










