-[HM]-
Changshan Geopark adalah geopark yang berada di Kabupaten Changshan, Kota Quzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Pada April 2026, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, menjadikannya salah satu geopark dunia terbaru di Tiongkok. �
Lokasi dan Luas
Berada di Changshan County, Provinsi Zhejiang.
Luas kawasan sekitar 1.043 km². �
Keunikan Geologi
Changshan Geopark terkenal karena menyimpan rekaman geologi yang sangat lengkap, mencakup lebih dari 1 miliar tahun sejarah Bumi. Kawasan ini memiliki:
Lapisan batuan yang berkesinambungan dari era Neoproterozoikum hingga Kenozoikum.
Profil stratigrafi Kambrium–Ordovisium yang terawat sangat baik.
Fosil melimpah seperti trilobita, graptolit, dan konodon yang penting untuk penelitian evolusi kehidupan awal di Bumi. �


Nilai Ilmiah
Salah satu daya tarik utamanya adalah keberadaan "Golden Spike" pertama di Tiongkok (Global Boundary Stratotype Section and Point/GSSP), yaitu titik referensi internasional yang digunakan para geolog untuk menentukan batas waktu geologi global. Hal ini menjadikan Changshan sebagai lokasi penting bagi penelitian paleontologi dan stratigrafi dunia. �
Lanskap Alam
Kawasan geopark menampilkan:
- Pegunungan granit yang menjulang.
- Bentang alam karst purba.
- Lembah dan sungai yang indah.
- Hutan subtropis dengan keanekaragaman hayati tinggi. �
Budaya dan Sejarah
Selain geologi, Changshan memiliki sejarah lebih dari 1.800 tahun. Daerah ini pernah menjadi titik penting jalur perdagangan kuno dan memiliki warisan sastra Dinasti Song yang kaya, dengan ribuan puisi yang terkait dengan lanskap setempat. Sekitar 300.000 penduduk dari berbagai kelompok etnis tinggal di wilayah ini.
Fakta Menarik
Tiongkok kini memiliki 51 UNESCO Global Geoparks, jumlah terbanyak di dunia.
Changshan dikenal sebagai daerah asal jeruk khas "Changshan Hayou" dan budidaya camellia oil (minyak teh). �
Jika Anda tertarik pada fosil, sejarah Bumi, dan lanskap pegunungan yang masih alami, Changshan Geopark termasuk salah satu geopark paling penting secara ilmiah di Asia Timur.
Source:
china.org.cn
govt.chinadaily.com.cn
UNESCO