REVIEW PERTANDINGAN INDONESIA VS CHINESE TAIPEI
-[0]-
Pertandingan Timnas Indonesia melawan Chinese Taipei pada 5 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berakhir dengan kemenangan telak 6-0 untuk Indonesia. Berikut ulasan jalannya pertandingan:
Ringkasan Pertandingan
- Acara: FIFA Matchday September 2025
- Tempat: Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
- Waktu Kick-off: 20:30 WIB
- Skor Akhir: Indonesia 6-0 Chinese Taipei
- Siaran: Indosiar, SCTV, dan Vidio
Babak Pertama: Dominasi Indonesia
Indonesia, di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert, langsung menguasai pertandingan, memanfaatkan peringkat FIFA yang lebih tinggi (118 vs 172) dan dukungan suporter tuan rumah. Momen penting:
- Menit 4: Jordi Amat membuka skor, membangun momentum untuk Indonesia.
- Menit 16: Shayne Pattynama melepaskan tembakan keras yang melebar, menunjukkan agresivitas tim.
- Menit 23: Ramadhan Sananta menggandakan keunggulan lewat peluang di depan gawang.
- Hingga turun minum, Indonesia unggul 4-0 dengan gol tambahan dari Marc Klok dan Eliano Reijnders. Permainan pressing tinggi dan serangan cepat membuat pertahanan Chinese Taipei kewalahan.
Babak Kedua: Kendali Tetap di Indonesia
Indonesia terus mendominasi di babak kedua:
- Menit 60: Sandy Walsh mencetak gol kelima, memperkuat keunggulan.
- Menit 70: Miliano Jonathans, pemain naturalisasi baru, debut menggantikan salah satu starter, menunjukkan eksperimen Kluivert.
- Indonesia menutup laga dengan skor 6-0, meski detail pencetak gol keenam kurang jelas di sumber. Pemain seperti Marselino Ferdinan dan Mauro Zijlstra siap di bangku cadangan, tapi tidak dimainkan.
Taktik dan Strategi
- Indonesia: Kluivert merotasi skuad, mengistirahatkan pemain kunci seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk. Rizky Ridho menjadi kapten. Formasi 4-5-1 dengan Emil Audero di gawang fokus pada serangan sayap melalui Yakob Sayuri dan Shayne Pattynama, dengan lini tengah dikendalikan Marc Klok dan Nathan Tjoe-A-On. Trio serang Beckham Putra, Eliano Reijnders, dan Ramadhan Sananta sangat tajam.
- Chinese Taipei: Pelatih Che Ming Huang menggunakan formasi defensif 3-4-2-1 untuk menahan tekanan dan mencoba serangan balik. Namun, skuad muda mereka tak mampu menahan gempuran Indonesia.
Penampilan Menonjol
- Jordi Amat: Cetak gol cepat dan kokoh di lini belakang bersama Rizky Ridho.
- Ramadhan Sananta: Tajam di depan gawang, memanfaatkan peluang dengan baik.
- Eliano Reijnders: Cetak gol perdana untuk Indonesia, momen bersejarah di Gelora Bung Tomo.
- Chinese Taipei: Kiper Huang Chiu-Lin dan bek seperti Chen Po-Liang berjuang keras, tapi tak bisa menahan serangan Indonesia.
Laga ini jadi persiapan Indonesia untuk Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Absennya striker Ole Romeny karena cedera membuat Kluivert mencoba opsi baru seperti Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, yang debut di laga ini. Chinese Taipei, pengganti Kuwait, jadi lawan yang relatif mudah, memungkinkan Indonesia bereksperimen sambil meraih kemenangan besar. Hasil ini diprediksi meningkatkan peringkat FIFA Indonesia.
Suasana di Gelora Bung Tomo meriah dengan ribuan suporter. Postingan di X dari @TimnasIndonesia menyoroti momen gol dan debut pemain, mencerminkan antusiasme fans. Media menekankan dominasi Indonesia dan fleksibilitas taktik Kluivert, meski beberapa mencatat ketahanan Chinese Taipei meski kalah telak.
Indonesia tampil dominan dengan kemenangan 6-0 atas Chinese Taipei, menunjukkan kekuatan serangan dan kedalaman skuad. Laga ini menegaskan potensi pemain baru dan kemampuan Kluivert dalam meracik strategi, sekaligus jadi modal positif untuk laga kualifikasi berikutnya.








