πŸ‘€

HITAM MEMBEKAS

Sports

News

TEMPAT WISATA DAN BUPER DI SEKITAR TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI (TNGC)


-[0]-

Selain pendakian, TNGC dan wilayah sekitarnya menawarkan beberapa objek daya tarik wisata alam (ODTWA) yang dikelola bersama masyarakat lokal. Berikut beberapa destinasi dan bumi perkemahan yang populer:


1. Bumi Perkemahan di TNGC:

   Bumi Perkemahan Palutungan:

Lokasi: Dekat pos awal jalur Palutungan, Kuningan.

Fasilitas: Area datar untuk tenda, sumber air (tergantung musim), dan toilet sederhana.

Daya Tarik: Hutan pinus, udara sejuk, dan akses mudah ke jalur pendakian.

Cocok untuk: Camping keluarga atau rombongan pemula sebelum mendaki.

     


   Bumi Perkemahan Apuy:

Lokasi: Jalur Apuy, Majalengka.

Fasilitas: Area camping dengan pemandangan terbuka, dikelola MPGC.

Daya Tarik: Pemandangan perbukitan dan suasana tenang.

Cocok untuk: Pendaki yang ingin bermalam sebelum melanjutkan ke puncak.

     

   Pos Pendakian sebagai Camping Ground:

Beberapa pos di jalur pendakian (seperti Pos Sanggabuana atau Pos Batu Lingga) sering digunakan sebagai tempat berkemah dengan pemandangan hutan tropis.



2. Tempat Wisata di Sekitar TNGC:

   Telaga Remis (Kuningan):

Lokasi: Desa Kaduela, Kuningan, sekitar 15 km dari pintu masuk TNGC.

Daya Tarik: Danau alami dengan air jernih, dikelilingi hutan pinus. Cocok untuk piknik, fotografi, atau sekadar bersantai.

Fasilitas: Area parkir, warung makan, dan tempat duduk.

     

   Curug Putri (Palutungan):

Lokasi: Dekat jalur Palutungan.

Daya Tarik: Air terjun setinggi 20 meter dengan kolam alami, cocok untuk berenang atau trekking ringan.

Fasilitas: Jalur trekking sederhana, tapi disarankan membawa pemandu lokal.


   Cibulan (Kuningan):

Lokasi: Desa Manis Kidul, Kuningan, sekitar 20 km dari TNGC.

Daya Tarik: Kolam ikan keramat dengan legenda lokal, cocok untuk wisata keluarga.

Fasilitas: Kolam renang alami, warung, dan area parkir.

     

   Linggarjati (Kuningan):

Lokasi: Dekat jalur Linggarjati.

Daya Tarik: Desa bersejarah dengan Gedung Perundingan Linggarjati, cocok untuk wisata sejarah. Ada juga pemandangan alam pedesaan dan sawah.

Fasilitas: Penginapan, museum kecil, dan warung makan.

     

   Kawasan Cigugur (Kuningan):

Lokasi: Sekitar 10-15 km dari TNGC.

Daya Tarik: Desa wisata dengan panorama sawah, kebun, dan budaya lokal Sunda. Ada juga pemandian air panas alami.

Fasilitas: Homestay, warung, dan pemandu lokal.


3. Aktivitas Wisata Lain:

Birdwatching: TNGC adalah rumah bagi elang Jawa, burung hantu, dan berbagai spesies burung endemik.

Trekking Ringan: Selain pendakian ke puncak, ada jalur trekking pendek di sekitar Telaga Remis atau Curug Putri.

Fotografi Alam: Kawasan ini menawarkan spot foto dengan latar hutan, air terjun, dan lautan awan.

Wisata Budaya: Desa-desa sekitar seperti Cigugur dan Linggarjati menawarkan pengalaman budaya Sunda, termasuk kuliner lokal seperti nasi kasreng atau tape ketan.


Tips untuk Pengunjung

Akses: Dari Cirebon (sekitar 50 km) atau Jakarta (sekitar 200 km), gunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum ke Kuningan/Majalengka, lalu ojek ke pintu masuk jalur. Jalur Palutungan paling mudah diakses.

Penginapan: Selain camping, ada homestay di desa-desa sekitar seperti Cigugur atau Cilimus (Kuningan). Untuk hotel, Kuningan kota memiliki beberapa pilihan.

Etika Wisata: Jaga kebersihan, hindari merusak vegetasi, dan patuhi aturan TNGC. Bawa kembali sampah Anda, karena isu sampah sering menjadi masalah.

Keamanan: Selalu informasikan rencana perjalanan ke keluarga atau petugas TNGC. Bawa peralatan komunikasi dan pertolongan pertama.

Informasi Terkini: Cek status jalur dan cuaca di situs resmi TNGC atau hubungi Balai TNGC di Kuningan (kontak tersedia di tngciremai.menlhk.go.id).




Catatan Penting
* TNGC rawan kebakaran hutan pada musim kemarau, jadi hindari menyalakan api sembarangan.
* Beberapa destinasi seperti Curug Putri atau Telaga Remis mungkin ramai pada akhir pekan, jadi datang lebih awal.
* Untuk pengalaman terbaik, gabung dengan komunitas pendaki atau pemandu lokal agar lebih aman dan informatif.



Source:
Info AI