TEMPAT WISATA DAN BUPER DI SEKITAR TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI (TNGC)
-[0]-
Selain pendakian, TNGC dan wilayah sekitarnya menawarkan beberapa objek daya tarik wisata alam (ODTWA) yang dikelola bersama masyarakat lokal. Berikut beberapa destinasi dan bumi perkemahan yang populer:
1. Bumi Perkemahan di TNGC:
Bumi Perkemahan Palutungan:
Lokasi: Dekat pos awal jalur Palutungan, Kuningan.
Fasilitas: Area datar untuk tenda, sumber air (tergantung musim), dan toilet sederhana.
Daya Tarik: Hutan pinus, udara sejuk, dan akses mudah ke jalur pendakian.
Cocok untuk: Camping keluarga atau rombongan pemula sebelum mendaki.
Bumi Perkemahan Apuy:
Lokasi: Jalur Apuy, Majalengka.
Fasilitas: Area camping dengan pemandangan terbuka, dikelola MPGC.
Daya Tarik: Pemandangan perbukitan dan suasana tenang.
Cocok untuk: Pendaki yang ingin bermalam sebelum melanjutkan ke puncak.
Pos Pendakian sebagai Camping Ground:
Beberapa pos di jalur pendakian (seperti Pos Sanggabuana atau Pos Batu Lingga) sering digunakan sebagai tempat berkemah dengan pemandangan hutan tropis.
2. Tempat Wisata di Sekitar TNGC:
Telaga Remis (Kuningan):
Lokasi: Desa Kaduela, Kuningan, sekitar 15 km dari pintu masuk TNGC.
Daya Tarik: Danau alami dengan air jernih, dikelilingi hutan pinus. Cocok untuk piknik, fotografi, atau sekadar bersantai.
Fasilitas: Area parkir, warung makan, dan tempat duduk.
Curug Putri (Palutungan):
Lokasi: Dekat jalur Palutungan.
Daya Tarik: Air terjun setinggi 20 meter dengan kolam alami, cocok untuk berenang atau trekking ringan.
Fasilitas: Jalur trekking sederhana, tapi disarankan membawa pemandu lokal.
Cibulan (Kuningan):
Lokasi: Desa Manis Kidul, Kuningan, sekitar 20 km dari TNGC.
Daya Tarik: Kolam ikan keramat dengan legenda lokal, cocok untuk wisata keluarga.
Fasilitas: Kolam renang alami, warung, dan area parkir.
Linggarjati (Kuningan):
Lokasi: Dekat jalur Linggarjati.
Daya Tarik: Desa bersejarah dengan Gedung Perundingan Linggarjati, cocok untuk wisata sejarah. Ada juga pemandangan alam pedesaan dan sawah.
Fasilitas: Penginapan, museum kecil, dan warung makan.
Kawasan Cigugur (Kuningan):
Lokasi: Sekitar 10-15 km dari TNGC.
Daya Tarik: Desa wisata dengan panorama sawah, kebun, dan budaya lokal Sunda. Ada juga pemandian air panas alami.
Fasilitas: Homestay, warung, dan pemandu lokal.
3. Aktivitas Wisata Lain:
Birdwatching: TNGC adalah rumah bagi elang Jawa, burung hantu, dan berbagai spesies burung endemik.
Trekking Ringan: Selain pendakian ke puncak, ada jalur trekking pendek di sekitar Telaga Remis atau Curug Putri.
Fotografi Alam: Kawasan ini menawarkan spot foto dengan latar hutan, air terjun, dan lautan awan.
Wisata Budaya: Desa-desa sekitar seperti Cigugur dan Linggarjati menawarkan pengalaman budaya Sunda, termasuk kuliner lokal seperti nasi kasreng atau tape ketan.
Tips untuk Pengunjung
Akses: Dari Cirebon (sekitar 50 km) atau Jakarta (sekitar 200 km), gunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum ke Kuningan/Majalengka, lalu ojek ke pintu masuk jalur. Jalur Palutungan paling mudah diakses.
Penginapan: Selain camping, ada homestay di desa-desa sekitar seperti Cigugur atau Cilimus (Kuningan). Untuk hotel, Kuningan kota memiliki beberapa pilihan.
Etika Wisata: Jaga kebersihan, hindari merusak vegetasi, dan patuhi aturan TNGC. Bawa kembali sampah Anda, karena isu sampah sering menjadi masalah.
Keamanan: Selalu informasikan rencana perjalanan ke keluarga atau petugas TNGC. Bawa peralatan komunikasi dan pertolongan pertama.
Informasi Terkini: Cek status jalur dan cuaca di situs resmi TNGC atau hubungi Balai TNGC di Kuningan (kontak tersedia di tngciremai.menlhk.go.id).











