TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI (TNGM)
-[0]-
Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) adalah kawasan konservasi alam yang ditetapkan sebagai taman nasional berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 134/Menhut-II/2004 tanggal 4 Mei 2004. Kawasan ini terletak di Jawa Tengah bagian selatan, meliputi wilayah Kabupaten Sleman (DIY Yogyakarta), Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah). Luasnya sekitar 6.410 hektar dengan ketinggian antara 600-2.968 mdpl, dan topografinya berupa lereng gunung yang landai hingga curam, dipengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang aktif.
TNGM berfungsi sebagai daerah resapan air utama untuk wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta habitat bagi keanekaragaman hayati. Ekosistemnya didominasi hutan tropis pegunungan yang terpengaruh letusan vulkanik, dengan flora endemik seperti saninten (Castanopsis argentea), anggrek Vanda tricolor, dan 311 jenis tumbuhan lainnya. Untuk fauna, terdapat 408 jenis, termasuk spesies langka seperti macan tutul Jawa (Panthera pardus), elang Jawa (Spizaetus bartelsi), babi hutan, rusa, dan 23 jenis jamur makroskopis. Beberapa spesies terancam punah sesuai Daftar Merah IUCN, menjadikan TNGM penting untuk pelestarian plasma nutfah.
Gunung Merapi (2.930 mdpl) adalah gunung berapi paling aktif di Indonesia, dengan siklus letusan setiap 4-5 tahun (terakhir signifikan pada 2010). Kawasan ini juga memiliki nilai sosial-religi, seperti upacara labuhan pada malam Selikuran (Suro) untuk Sultan Yogyakarta, menghubungkan Merapi dengan mitos roh gunung dan Ratu Kidul. Pengelolaan dilakukan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Saat ini (per September 2025), status aktivitas gunung perlu dicek melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), karena pendakian bisa ditutup jika level waspada meningkat.
Destinasi wisata di TNGM meliputi Kaliurang, Bunker Kaliadem, Museum Gunung Merapi, dan Lava Tour Merapi (jeep adventure). Taman nasional buka setiap hari pukul 07.00-16.00 WIB, dengan tiket masuk sekitar Rp10.000-15.000 per orang (cek update harga bisa berubah).
Pendakian Gunung Merapi menantang karena medan berbatu, angin kencang, dan risiko vulkanik, tapi menawarkan pemandangan sunrise spektakuler ke arah Yogyakarta, Gunung Merbabu, dan Samudra Hindia. Waktu terbaik: musim kemarau (April-Oktober). Total durasi pendakian naik-turun sekitar 8-12 jam, tergantung rute dan kondisi fisik. Penting: Selalu cek status gunung di situs resmi PVMBG atau BTNGM sebelum berangkat. Pendakian ditutup jika level aktivitas > II (Waspada). Jangan mendaki sendirian; gunakan guide lokal.
Saat ini, hanya satu jalur resmi yang dibuka: Jalur Selo (sisi utara, paling aman dan populer). Jalur lain seperti Babadan, Sapuangin, dan Kinahrejo ditutup permanen sejak erupsi 2010 karena terlalu berbahaya.
Aspek | Jalur Selo (Boyolali, Jawa Tengah)
Basecamp | New Selo atau Barameru Merapi (1.600-2.000 mdpl), akses via Desa Selo. Parkir Rp5.000-10.000/mobil (cek update).
Durasi Naik | 4-6 jam (siang/malam untuk sunrise).
Pos-pos | - Gerbang TN (30 menit dari basecamp).<br>- Terminal 1 Selokopo Ngisor (hutan, 1 jam).<br>- Pos Pasar Bubrah (camping ground, 3-4 jam, 2.700 mdpl).<br>- Summit attack ke Puncak Garuda/Kawah Merapi (1-2 jam dari Pasar Bubrah).
Medan | Awal: paving perkebunan; tengah: hutan tanah padat; akhir: bebatuan vulkanik curam, angin kencang. Tidak ada sumber air, bawa minimal 3-4 liter/orang.
Tiket & Biaya | Tiket masuk Rp25.000-50.000/orang (termasuk asuransi); guide Rp200.000-300.000/grup; porter Rp150.000/orang. Total biaya trip (termasuk transport dari Jogja): Rp500.000-1.000.000/orang.
Akses ke Basecamp | Dari Jogja: bus TransJogja ke Terminal Boyolali (2 jam), lalu ojek/mobil ke Selo (Rp15.000-50.000). Kendaraan pribadi: via Tol Solo-Yogyakarta, exit Kartasura ke Boyolali (1-2 jam).
Tips Persiapan Pendakian
Fisik & Mental: Latih endurance dengan jogging/hiking 1-2 bulan sebelumnya. Usia minimal 15 tahun; konsultasi dokter jika ada riwayat asma/jantung.
Perlengkapan Wajib: Sepatu gunung, jaket anti-angin/hujan, headlamp, sleeping bag, tenda (untuk camp di Pasar Bubrah), kompor gas, makanan instan, obat P3K (pereda nyeri, obat diare), masker debu (untuk abu vulkanik).
Aturan: Daftar di basecamp, ikuti briefing guide. No littering (bawa turun sampah sendiri). Hindari summit jika cuaca buruk atau angin >20 km/jam.
Keamanan: Bawa radio/HP dengan sinyal (ada spot di pos), informasikan itinerary ke keluarga. Jika erupsi, turun segera ke zona aman.
Paket Tour: Rekomendasi untuk pemula; banyak operator seperti Wisata Gunung Indonesia (Rp700.000-1.200.000/paket 2D1N, termasuk guide, makan, transport).
Pendakian Merapi adalah petualangan yang memadukan adrenalin dan spiritualitas, tapi prioritas utama adalah keselamatan. Untuk update terkini, kunjungi situs BTNGM (tngmerapi.id).
Selamat mendaki!












