👀

HITAM MEMBEKAS

Sports

News

JEMBATAN IBLIS (Rakotzbrücke)

-[0]-

Jembatan Iblis, atau yang dikenal secara lokal sebagai "Rakotzbrücke", adalah salah satu landmark ikonik di Jerman yang terletak di Taman Kromlauer (Rhododendronpark Kromlau), sebuah taman lanskap seluas sekitar 81 hektar di desa kecil Gablenz, dekat Kromlau. Lokasinya memang jauh di timur Saxony, tepat di perbatasan dengan Polandia, sekitar 150 km dari Berlin dan dekat kota Weißwasser. Jembatan ini sering disebut "fairytale bridge" karena bentuknya yang seperti keluar dari dongeng, dan menjadi salah satu spot foto paling terkenal di Jerman berkat pantulan sempurnanya di air.

Dibangun antara tahun 1860-1883 (beberapa sumber menyebut 1866-1875), atas perintah seorang ksatria lokal. Jembatan ini terbuat dari batu alam lokal seperti basalt dan fieldstones yang diambil dari tambang di Sächsische Schweiz.

Seperti banyak jembatan Eropa kuno lainnya, nama ini berasal dari legenda rakyat. Dipercaya bahwa jembatan setajam dan rumit ini hanya bisa dibangun oleh Setan (Devil) karena desainnya yang "mustahil" bagi manusia. Legenda khas Eropa menceritakan bahwa pembangun membuat kesepakatan dengan iblis, tapi akhirnya menipunya dalam versi Rakotzbrücke, pembangun bahkan dikisahkan mengorbankan nyawanya setelah jembatan selesai.


Jembatan ini adalah monumen berlindung dan sedang dalam proses restorasi berkala untuk mencegah kerusakan. Panjangnya hanya sekitar 35 meter, tapi sangat rapuh, dilarang keras untuk dilalui atau disentuh demi keselamatan.

Rakotzbrücke berbentuk lengkungan setengah lingkaran yang sempurna, melengkung di atas Danau Rakotzsee (danau buatan). Saat air tenang, pantulannya membentuk lingkaran penuh sempurna, menciptakan ilusi optik yang menakjubkan (Seperti portal ke dunia lain). Di ujung jembatan ada pilar batu bergerigi seperti tanduk setan, dan di danau terdapat batu-batu runcing buatan yang menambah nuansa mistis. Taman sekitarnya dipenuhi rhododendron dan azalea raksasa, membuatnya indah saat musim semi (berbunga) atau musim gugur (daun berwarna).



Cara Mengunjungi

Akses: Paling mudah dengan mobil dari Berlin (sekitar 2 jam via A13). Parkir tersedia di Halbendorfer Str., lalu jalan kaki 5 menit mengikuti papan "Rakotzbrücke". Jika naik transportasi umum: Kereta dari Berlin ke Cottbus, lalu ke Weißwasser, dan bus 257 ke Kromlau (total 3-4 jam).

Waktu Terbaik: Musim gugur untuk warna daun yang dramatis, atau musim semi untuk bunga-bunga. Hindari akhir pekan ramai jika ingin foto tanpa kerumunan. Tiket masuk taman gratis, tapi parkir berbayar (sekitar €2-3).

Tips: Datang pagi hari untuk cahaya terbaik. Jangan coba nyebrang, ada tanda peringatan dan denda! Sekitarnya cocok untuk piknik atau jalan-jalan santai di taman.


Jika Anda berencana ke sana, ini spot wajib untuk pecinta fotografi atau sejarah arsitektur Eropa. Untuk info terbaru (seperti status restorasi 2025), cek situs resmi taman atau TripAdvisor.







Source: