TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU
-[0]-
Taman Nasional Kepulauan Seribu adalah kawasan pelestarian alam bahari yang terletak sekitar 45 km utara Jakarta, dengan luas sekitar 107.489 hektar. Kawasan ini mencakup wilayah perairan seluas 107.489 hektar dan dua pulau, yaitu Pulau Penjaliran Barat dan Pulau Penjaliran Timur (39,50 hektar). Secara administratif, terletak di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, meliputi Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan tiga kelurahan: Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Terdiri dari 78 pulau kecil, 86 gosong pulau, dan hamparan laut dangkal dengan terumbu karang, mangrove, dan padang lamun, kawasan ini kaya akan biodiversitas, termasuk 54 jenis karang, 144 jenis ikan, dan satwa langka seperti penyu sisik dan kima raksasa.
Ekosistem utamanya meliputi hutan pantai, mangrove, lamun, dan terumbu karang tipe fringing reef, dengan kedalaman laut 20-40 meter. Kawasan ini juga menjadi ASEAN Heritage Park ke-29 sejak 2017, menegaskan nilai konservasinya. Dari 78 pulau, 20 digunakan untuk wisata, 6 untuk pemukiman, dan sisanya dikelola perorangan atau badan usaha. Aktivitas populer termasuk snorkeling, diving, dan penelitian, dengan akses utama dari Marina Ancol atau Muara Angke menggunakan kapal atau speedboat.
Selain di Taman Nasional Kepulauan Seribu, penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dapat ditemukan di berbagai lokasi di Indonesia dan dunia, termasuk Pantai Jamursba Medi dan Wermon (Papua Barat), Pantai Paloh (Kalimantan Barat), Pulau Derawan (Kalimantan Timur), Kepulauan Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Taman Nasional Karimunjawa (Jawa Tengah), dan Pulau Sangalaki (Kalimantan Timur). Secara global, penyu sisik juga tersebar di perairan tropis dan subtropis seperti pesisir timur Afrika, Teluk Persia, Laut Merah, Kepulauan Melayu, utara Australia, serta Hawaii dan Filipina.
Kima raksasa (Tridacna gigas) selain di Kepulauan Seribu dapat ditemukan di perairan Papua Barat, seperti kawasan konservasi di Teluk Wondama, serta di Kepulauan Derawan dan sekitar Taman Nasional Taka Bonerate (Sulawesi Selatan). Habitatnya umumnya meliputi terumbu karang di Samudra Hindia dan Pasifik, termasuk perairan Australia utara dan Filipina.
Untuk snorkeling dan diving terbaik di Taman Nasional Kepulauan Seribu, beberapa spot unggulan adalah:
Pulau Pramuka
Terkenal dengan terumbu karang yang sehat dan keanekaragaman ikan, cocok untuk snorkeling pemula hingga menengah.
Pulau Pari
Menawarkan spot snorkeling di perairan dangkal dengan pemandangan terumbu karang dan biota laut yang indah.
Pulau Kotok
Ideal untuk diving dengan kedalaman yang bervariasi dan kehadiran karang lunak serta ikan tropis.
Pulau Sepa
Dikenal sebagai spot diving premium dengan visibilitas air yang jernih dan terumbu karang yang terawat.
Pulau Bira
Cocok untuk keduanya, dengan spot snorkeling di dekat pantai dan diving di perairan lebih dalam yang kaya akan biota laut.
Pastikan untuk memeriksa kondisi cuaca dan mematuhi aturan konservasi setempat.










